Apa saja Gunung di Malang? Malang dikenal sebagai salah satu kota wisata paling populer di Jawa Timur. Selain memiliki pesona budaya lalu kuliner, wisata Malang juga terkenal dengan deretan gunung yang menyuguhkan pemandangan luar biasa.
Salah satu alasan utama gunung di Malang menjadi destinasi favorit adalah karena menawarkan panorama pegunungan sangat indah.
Dari puncak hingga kaki gunung, pengunjung dapat menikmati pemandangan hijau menenangkan, lengkap dengan kabut tipis di pagi hari.
Keindahan gunung seperti Gunung Bromo, Semeru, hingga Arjuno selalu berhasil memikat hati siapa saja yang datang.
Jalur menuju gunung pun relatif mudah, ditambah adanya transportasi umum serta penyewaan kendaraan mendukung. Dengan adanya jalur pendakian populer sudah tertata, wisatawan dapat merasa lebih aman serta nyaman saat menjelajah.
Table of Contents
ToggleDaftar Gunung di Malang Hits & Terpopuler
Jika berbicara tentang keindahan alam Jawa Timur, Malang selalu menjadi salah satu kota yang menonjol. Tidak hanya terkenal dengan udara sejuk lalu suasana kotanya ramah, Malang juga dikelilingi oleh deretan gunung menakjubkan.
Inilah alasan mengapa banyak wisatawan menjadikan Gunung di Malang sebagai tujuan utama untuk menikmati pesona alam, mendaki, hingga sekadar melepas penat di tengah panorama pegunungan.
1. Gunung Panderman
Pendakian Gunung di Malang paling populer melalui Dukuh Toyomerto atau Curah Banteng. Dari pusat Kota Malang, perjalanan sekitar 45 menit ke Kota Batu, lalu menuju basecamp pendakian. Jalurnya cukup ramah pemula dengan trek landai.
Tersedia basecamp, area parkir, warung kecil, serta pos pendakian. Pendaki juga bisa memilih tektok (naik-turun tanpa menginap) karena jalurnya singkat.
Dari puncak Basundara, Anda bisa melihat panorama Kota Malang & Kota Batu indah, terutama saat sunrise. Jika malam hari, gemerlap lampu kota terlihat jelas bagaikan lautan bintang di bawah kaki.
Alamat: Desa Pesanggrahan, Kota Batu, Malang Raya, Jawa Timur.
Baca juga: Wisata Malang
2. Gunung Semeru
Titik awal pendakian Gunung di Malang yaitu Semeru dari Desa Ranu Pani (sekitar 2.100 mdpl). Dari Malang, perjalanan sekitar 3–4 jam menuju desa ini. Jalur resmi membawa pendaki melewati Ranu Kumbolo, Oro-oro Ombo, hingga Kalimati sebelum summit attack ke Mahameru
Ada basecamp resmi di Ranu Pani, penyewaan porter, serta warung makan di desa. Di Ranu Kumbolo tersedia area camping luas. Jalurnya terkelola dengan baik oleh Balai TNBTS.
Semeru memiliki daya tarik luar biasa, mulai dari danau Ranu Kumbolo tenang, padang bunga lavender Oro-oro Ombo, hingga Puncak Mahameru 3.676 mdpl dengan kepulan asap abadi.
Alamat: Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, perbatasan Malang & Lumajang, Jawa Timur.
3. Gunung Bromo
Dari Malang bisa ditempuh lewat jalur Tumpang menuju Gubuk Klakah, dilanjutkan jeep menuju Lautan Pasir. Gunung di Malang ini Waktu tempuh sekitar 2–3 jam. Jalurnya sangat populer untuk wisatawan, bahkan tidak harus trekking berat.
Fasilitas wisata lengkap homestay, penginapan, jeep tour, area parkir, hingga warung makan. Ada juga spot sunrise terkenal di Penanjakan.
Ikon utama adalah kawah Bromo, Lautan Pasir Tengger, sunrise di Penanjakan, Bukit Teletubbies, lalu Gunung Batok. Kombinasi lanskap vulkanik ini membuat Bromo disebut sebagai salah satu gunung tercantik di Indonesia.
Alamat: Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, berbatasan Malang, Pasuruan, Lumajang, serta Probolinggo.
4. Gunung Butak
Jalur populer melalui Panderman, Sirah Kencong, atau via Desa Ngadas. Dari Malang menuju Kota Batu lalu ke basecamp Panderman adalah jalur paling ramai. Waktu pendakian sekitar 8–10 jam.
Tersedia basecamp pendakian, pos-pos peristirahatan, dan area camping luas di sabana Cemoro Kandang. Gunung Butak memiliki puncak sabana luas dengan panorama 360 derajat, ini termasuk Gunung di Malang.
Dari atas terlihat Gunung Arjuno, Welirang, Kelud, hingga Semeru bila cuaca cerah. Sabana hijau di bawah puncak juga menjadi daya tarik utama.
Alamat: Perbatasan Kabupaten Malang & Blitar, Jawa Timur.
5. Gunung Kawi
Jalur pendakian yang populer berawal dari Desa Wonosari atau via Dusun Gendogo. Dari Malang, perjalanan sekitar 1,5–2 jam menuju pos pendakian. Jalannya cenderung sedang dengan trek hutan cukup rapat.
Gunung di Malang memiliki basecamp, warung kecil di kaki gunung, serta pos peristirahatan. Karena dikenal sebagai tempat spiritual, ada juga beberapa petilasan serta tempat ziarah di lereng.
Selain keindahan hutan tropis, Gunung Kawi juga memiliki suasana sakral. Banyak pendaki sekaligus peziarah datang untuk mengunjungi situs-situs spiritual. Dari puncaknya, panorama Malang Raya terlihat indah.
Alamat: Perbatasan Kabupaten Malang & Blitar, Jawa Timur.
6. Gunung Arjuno–Welirang
Jalur pendakian Gunung di Malang bisa melalui Lawang, Tretes, atau Kota Batu (via jalur Sumber Brantas). Dari Malang menuju Lawang hanya sekitar 30 menit, lalu lanjut ke basecamp. Pendakian penuh biasanya memakan waktu 2–3 hari.
Ada basecamp lalu jalur pendakian resmi yang cukup terkenal. Jalur Tretes banyak dipakai penambang belerang sehingga relatif ramai.
Gunung kembar ini menyajikan dua puncak indah, Arjuno (3.339 mdpl) & Welirang (3.156 mdpl). Dari puncaknya, terlihat pemandangan gunung lain seperti Semeru, Kelud, hingga Penanggungan. Welirang juga memiliki kawah aktif dengan aktivitas belerang unik.
Alamat: Perbatasan Malang, Pasuruan, & Mojokerto, Jawa Timur.
7. Gunung Bokong
Pendakian dimulai dari Desa Pesanggrahan, tidak lama dari pusat Kota Batu lalu hanya memakan waktu 1–1,5 jam ke puncak. Jalur ringan dengan papan penunjuk serta beberapa pos istirahat, cocok untuk pendaki pemula, penyandang difabel, maupun keluarga.
Dari puncak, terlihat city light Kota Batu di malam hari, sunrise keemasan, serta pegunungan Arjuno–Welirang di kejauhan. Area perkemahan di atas juga luas dan bersih, sempurna untuk camping santai.
Alamat: Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur.
8. Gunung Budug Asu
Jalur pendakian melalui kebun teh dan hutan pinus di lereng Arjuno, dengan trek ringan aman bahkan untuk pemula. Waktu tempuh sekitar 2–3 jam dari titik parkir. Tiket masuk sangat terjangkau, sekitar Rp10.000–15.000, plus sedikit biaya parkir.
Panorama hamparan kebun teh lalu hutan pinus, dengan latar Gunung Arjuno serta jurang berkabut saat pagi. Suasana alami dan sejuk membuatnya cocok untuk “healing” dan foto estetik, anda bisa mengunjungi Gunung di Malang.
Alamat: Dusun Kreweh, Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
9. Gunung Lincing (Bukit Lincing)
Pendakian dimulai dari Kebun Teh Wonosari, jalurnya berupa campuran jalan tanah dan makadam, cukup menantang serta licin terutama mendekati puncak. Tersedia opsi ojek hingga pos 2 untuk meringankan perjalanan.
Jalur dimulai dari kebun teh yang hijau, berpadu dengan udara yang sejuk lalu atmosfer hutan pegunungan. Cocok untuk yang mencari trekking menengah dengan nuansa alam pegunungan Jawa, ini termasuk Gunung di Malang.
Alamat: Lereng Gunung Arjuno via Kebun Teh Wonosari, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
10. Gunung Katu Kasikon
Jalur masih alami lalu sepi, jalan berupa tanah, akses bisa sulit saat musim hujan, motor sebaiknya dititip di rumah warga Desa Sumberpang.
Cocok untuk pendaki yang siap medannya menantang, Suasana sangat alami menyuguhkan ketenangan serta nuansa spiritual. Puncaknya terdapat petilasan, menambah nilai magis pendakian.
11. Gunung Geger
Gunung di Malang ini memiliki Medan dengan banyak tikungan tajam, mungkin cukup menantang untuk pengemudi. Berkunjung pagi/sunmori direkomendasikan untuk mendapatkan suasana yang segar.
Gunung Buring Malang memiliki Hamparan sawah hijau, suasana tenang ideal untuk relaksasi dan foto. Suhu yang sejuk memberikan sensasi menyenangkan saat healing.
12. Gunung Wedon
Gunung Wedon cocok untuk Pendakian ringan lalu cocok untuk keluarga maupun anak-anak, relatif mudah dengan sedikit tantangan.
Gunung di Malang memiliki yang puncak terlihat Gunung Arjuno dan Semeru secara bersamaan pemandangan memukau sambil berada di area yang tidak terlalu ramai. Cocok untuk piknik atau berkemah santai
13. Gunung Anjasmoro
Gunung Anjasmoro terdapat jalur pendakian relatif sepi lalu menantang, alternatif ideal untuk pendaki yang ingin suasana sunyi serta tantangan serius.
Rimbun & asri, menawarkan perjalanan menenangkan di alam murni. Kebanyakan destinasi wisata Gunung di Malang jarang sesepi ini, jadi punya atmosfer khusus.
14. Gunung Buring Malang
Gunung Buring Malang memiliki jalur yang tidak terlalu ekstrim, cocok untuk yang ingin refreshing tanpa terlalu sulit. Rute cenderung ringan serta stabil.
Hamparan kebun tebu luas dengan latar Gunung Arjuno di kejauhan, view menenangkan di pagi yang cerah, ini termasuk Gunung di Malang.
Tips Mendaki Gunung di Malang dengan Nyaman
Mendaki gunung merupakan salah satu kegiatan favorit bagi pecinta alam, terutama di Malang yang terkenal dengan keindahan panorama pegunungannya. Namun, mendaki bukan hanya soal menaklukkan puncak, melainkan juga bagaimana melakukannya dengan aman serta nyaman. Untuk itu, berikut panduan lengkap yang bisa membantu Anda mempersiapkan diri sebelum melakukan pendakian gunung di Malang.
1. Persiapan Fisik Sebelum Mendaki
Sebelum berangkat, penting untuk melatih kondisi tubuh. Rutin berolahraga seperti jogging, push up, atau bersepeda bisa membantu meningkatkan stamina. Latihan ini sangat bermanfaat agar tubuh lebih siap menghadapi jalur terjal dan panjang saat mendaki. Dengan persiapan fisik yang baik, perjalanan mendaki akan terasa lebih ringan.
2. Membawa Perlengkapan Mendaki yang Lengkap
Setiap pendaki wajib menyiapkan perlengkapan mendaki sesuai standar keamanan. Pastikan Anda membawa jaket gunung untuk melindungi dari udara dingin, sleeping bag agar tidur lebih nyaman di tenda, serta tracking shoes untuk menjaga pijakan tetap stabil di jalur bebatuan. Selain itu, jangan lupa membawa senter, peralatan memasak, serta kotak P3K sebagai antisipasi keadaan darurat.
3. Perhatikan Kondisi Cuaca Malang
Cuaca sangat berpengaruh terhadap kenyamanan serta keselamatan saat mendaki. Sebelum berangkat, cek terlebih dahulu perkiraan cuaca Malang. Hindari memaksakan diri mendaki saat musim hujan karena jalur bisa licin lalu berisiko. Sebaliknya, memilih waktu dengan cuaca cerah akan membuat pendakian terasa lebih aman lalu menyenangkan.
Setelah membaca tentang indahnya Gunung di Malang, tentu kamu semakin tak sabar untuk merasakan langsung keasriannya. Namun, perjalanan jauh dari Jakarta ke Malang bisa terasa melelahkan jika tidak dipersiapkan dengan baik. Agar liburanmu lebih tenang dan praktis, kamu bisa memilih layanan Sewa Hiace Jakarta Malang bersama Skycity Trans.
Dengan armada Sewa Hiace terbaru yang luas serta ber-AC dingin, perjalananmu bersama keluarga atau rombongan jadi lebih nyaman.
Tidak perlu repot berpikir soal transportasi umum yang terbatas atau ribet berpindah kendaraan. Driver profesional Skycity Trans siap mengantarmu langsung ke destinasi favorit di Malang dengan aman dan tepat waktu.
Jangan tunda lagi liburan seru ke Gunung di Malang. Segera pesan layanan Sewa Hiace Jakarta Malang dari Skycity Trans agar perjalananmu jadi lebih mudah, nyaman, dan menyenangkan.




